Cara Cek Tagihan BPJS Kesehatan Badan Usaha

Cara Cek Tagihan BPJS Kesehatan Badan Usaha – Kamu HRD dan sedang mencari tahu cara perhitungan BPJS Kesehatan perusahaan? Begini cara mudahnya!

Cara Cek Tagihan BPJS Kesehatan Badan Usaha
Cara Cek Tagihan BPJS Kesehatan Badan Usaha

Sebelumnya caraeasy telah membahas artikel mengenai cara mengecek aktif atau tidaknya kartu BPJS dan cara cek saldo jaminan pensiun BPJS, dan hari ini kita akan membahas mengenai cara cek tagihan BPJS kesehatan badan usaha.

Bagi anda yang merupakan karyawan di sebuah perusahaan, tentunya sudah tahu bahwa setiap karyawan akan dipotong gaji secara otomatis yang digunakan untuk membayar BPJS Kesehatan.

Jika anda merupakan seorang HRD yang mungkin sedang mencari tahu cara perhitungan BPJS Kesehatan perusahaan anda, maka di bawah ini akan kami jelaskan beberapa cara cek jumlah tagihan BPJS badan usaha.

 

Cara cek tagihan BPJS Kesehatan Badan Usaha via Web

  • Kunjungi situs https://daftar.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs-checking/
  • Masukan 13 digit nomor kartu BPJS Kesehatan perusahaan anda dan beberapa data lain yang diminta
  • Setelah berhasil login, maka akan muncul berapa jumlah tagihan BPJS Kesehatan perusahaan anda.

 

Cara cek tagihan BPJS Kesehatan Badan Usaha via Aplikasi

Disini anda bisa memilih ingin menggunakan aplikasi tokopedia (sebagai pihak ketiga) atau bisa juga langsung menggunakan aplikasi resmi BPJS kesehatan untuk mengecek tagihan BPJS anda.

Aplikasi Tokopedia:

  • Install terlebih dahulu aplikasi Tokopedia
  • Lalu pada halaman utama, pilih tagihan
  • Setelah itu kamu bisa pilih “BPJS, Pilih lagi “kesehatan”
  • Lalu masukan nomor kartu BPJS Kesehatan perusahaan anda. Maka nanti akan muncul berapa jumlah tagihan BPJS Kesehatan perusahaan anda.

Aplikasi resmi BPJS Kesehatan:

  • Instal aplikasi mobile JKN
  • Lalu login menggunakan nomor kartu BPJS Kesehatan Badan Usaha anda.
  • Saat muncul menu utama, pilih pembayaran”. Maka nanti akan muncul berapa jumlah tagihan BPJS Kesehatan perusahaan anda.

 

Cara cek tagihan BPJS Kesehatan Badan Usaha di ATM

  • Masukkan kartu ATM beserta pin anda
  • Pada menu utama, pilih bayar atau beli
  • Lalu pilih lainnya
  • Klik BPJS, lalu pilih BPJS Kesehatan
  • Setelah itu akan muncul pilihan individu dan badan usaha, maka kita pilih badan usaha.
  • Lalu masukkan nomor JKN atau BPJS Kesehatan perusahaan anda
  • Lalu masukkan nominal pembayaran
  • Pada item pembayaran pilih “nomor 2 (premi)

 

Cara perhitungan BPJS Kesehatan Perkantoran
Cara perhitungan BPJS Kesehatan Perkantoran

 

4 poin penting yang harus kamu ketahui dalam perhitungan BPJS Kesehatan perkantoran

  1. Besar Iuran BPJS Kesehatan Perkantoran adalah 5%

Dengan pembagian: 4% dibayar oleh perusahaan dan 1% dibayar oleh karyawan lewat potong gaji. Iuran ini berlaku untuk 5 orang anggota keluarga (si karyawan, suami/istri, dan 3 anak).

Jika si karyawan memiliki tanggungan lebih dari 4 orang, (misalnya punya 5 anak, atau menanggung orangtua atau mertua) karyawan wajib membayar 1% iuran tambahan per orang.

 

  1. Ketentuan perhitungan iuran BPJS

  • Batas maksimum dasar perhitungan iuran PPU (Pekerja Penerima Upah) adalah Rp 8.000.000
  • Batas minimum upah sebagai dasar perhitungan adalah UMK/UMR/UMP, yang berarti setiap provinsi pasti berbeda.
  • Jika upah karyawan di antara upah minimum (UMK/UMR) dan Rp8.000.000,  iurannya dihitung dari upah karyawan.

 

  1. Pembagian Kelas BPJS Kesehatan Perusahaan

  • Kelas II: Karyawan yang memiliki gaji Rp0 s/d Rp4.000.000
  • Kelas I: Karyawan yang memiliki gaji antara Rp4.000.000 s/d Rp8.000.000

 

  1. Contoh Kasus dan Perhitungan Iuran BPJS Kesehatan Perusahaan

Contoh Kasus 1

Di sebuah perusahaan di Jakarta (UMP DKI Jakarta tahun 2017 Rp3.600.000), Andi bekerja sebagai HRD dengan gaji Rp3.500.000. Maka, iuran BPJS yang harus dibayarkan:

Karena upah Andi di bawah UMP, maka dasar perhitungan iuran BPJS menggunakan UMP DKI Jakarta Rp3.600.000

  • 4% x Rp 3.600.000 = Rp 144.000 (Ditanggung perusahaan)
  • 1% x 3.600.000 = Rp 36.000 (Dipotong dari gaji Andi)
  • Total iuran BPJS = Rp 180.000

Contoh Kasus 2

Di sebuah perusahaan X, Fani bekerja sebagai supervisor marketing officer dengan gaji Rp7.000.000.

Karena gaji Fani di atas UMP DKI Jakarta (Rp3.600.000), maka dasar perhitungannya menggunakan gaji apa adanya.

  • 4% x Rp7.000.000 = Rp280.000 (Ditanggung perusahaan)
  • 1% x Rp7.000.000 = Rp70.000 (Dipotong dari gaji Fani) Total iuran BPJS = Rp350.000

Contoh Kasus 3

Ali, Seorang Manager General Affair bergaji Rp10.000.000

Karena upah Ali di atas Rp8.000.000 per bulan, maka dasar perhitungannya menggunakan Rp8.000.000 (Batas maksimal)

  • 4% x Rp8.000.000 = Rp320.000 (Ditanggung perusahaan)
  • 1% x Rp8.000.000 = Rp80.000 (Dipotong dari gaji Ali) Total iuran BPJS = Rp400.000

Contoh Kasus 4

Dani, bekerja sebagai SEO Engineer bergaji Rp8.000.000 dengan 5 orang anak

Karena upah Dika di atas Rp8.000.000 per bulan, maka dasar perhitungannya menggunakan gaji bulanannya + 2% karena memiliki 2 anak diluar tanggungan perusahaan (batas maksimal anak yang ditanggung perusahaan adalah 3 orang)

  • 4% x Rp8.000.000 = Rp320.000 (Ditanggung perusahaan)
  • 1% x Rp8.000.000 = Rp80.000 (Dipotong dari gaji Dani)
  • 2% x Rp8.000.000 = Rp160.000 (Dipotong dari gaji Dani)
    Total iuran BPJS = Rp560.000

 

Jadi begitulah cara cek tagihan BPJS kesehatan badan usaha yang bisa kamu coba beserta cara penghitungan nya. Ternyata tidak sesulit yang dibayangkan ya! Sekian, semoga bermanfaat.

Jangan lupa baca juga 4 Cara Praktis Cek Status Aktif Tidaknya Kartu BPJS Anda.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here